Sebenarnya, aku tak paham (atau setidaknya, tidak mencoba untuk memahamikah??) mengapa bisa begini.
Barangkali, masih dengan keegoan dan kebodohankulah hal ini terjadi. Belakangan, aku merasa, secara mau tak mau, aku jadi agak kasar dan berjarak dgn si sulung. Sedikit2 marah, sedikit2 membentak, dan terkadang main hukuman fisik.
Si kecil yang terkadang rewel, tubuhku yang letih, kemampuanku yang terbatas, seakan mudah sekali memicu emosiku, ketika si Sulung melakukan berbagai aksi.. Entah demonstrasi, entah protes, entah mencari perhatian, entah, entahlah.. aku mudah menjadi gusar karenanya..
Ya, si Sulung sudah bertambah besar.. mulai mengerti, bahwa ia juga ingin diperhatikan..
Tapi, kadang aku tidak bisa berbuat arif! masih saja!
Tapi sesungguhnya.. aku pun rindu dengannya, rindu memeluk dan menciumnya, meski aku masih sering melakukannya..
Bunda masih dan Insyaaallah akan selalu sayang padamu, Nak..
Jangan takutkan itu... !!
Fikri dan Hilmi, dua anak laki2 Bunda, yang jadi jagoan Bunda, yang Insyaaaallah jadi ladang amal Bunda..
InsyaaaAllah syurga kan menanti kalian..
Amiin..!!
(bingung dg corat-coret ini? gapapa deh.. aku jg agak bingung..!!!??) ^_^
Kamis, 13 Januari 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar